Sabtu, 30 Januari 2010

nyokap yang sangat bewel

ckck nyokap ngomel-ngomel cuma gara-gara kamar gue kaya kapal pecah ck

nyokap:kamu itu anak perempuan kok kamar kaya kapal pecah
gue:yaelahnanti aja ika beresin
nyokap:nanti-nanti sekarang cepet
gue:iyeee -_______-

gue udah kaya di suruh kerja rodi -___-''''
dengan sangat terpaksa gue beresin tuh kamar ah dari pada gue di ancem gak boleh main fb mending gue rapihin tuh
pas udah selesai eh keponakan gue yang sangat nakal dateng mengacak nya lagi
bener bener anak  kunyuk yak ah
gue:eh rapihin lagi gak tuh
anak kunyuk:nggak mau... kan adek masih kecil
gue:tai lo yang berantakin juga ah gak ikhlas gue
itulah pertengkaran gue

Jumat, 29 Januari 2010

rahasia bintang

"RENO! Cepetan, nanti yang punya rumah keluar!" Keysha berteriak pada sahabatnya yang bersusah payah menggapai layangan di atas pohon. Wajahnya terlihat cemas. Bekali-kali ia menengok ke kanan dan kiri karena takut kepergok pemilik rumah.      Reno merangkak di salah satu cabang pohon, berusaha sekuat tenaganya menggapai buntut layangan itu. Ia mengulurkan tangan sejauh mungkin dan… Dapat! Tapi saat itu juga ia kehilangan keseimbangannya. "Woo... Woo..." Braaak! Reno terjatuh di atas semak-semak sambil memegang kuat layangannya.     Terdengar langkah berat pemilik rumah mendekati pintu teras sambil terbatuk-batuk. Panik mendengar suara pemilik rumah, secepat kilat Keysha menarik Reno untuk ngumpet di balik semak-semak.     Lelaki tua pemilik rumah itu membuka pintu teras dan melongokkan kepalanya dari celah pintu yang terbuka. Matanya yang pucat dan lebar mengintai keadaan sekeliling rumah. Reno dan Keysha menahan napas beberapa saat. Wajah mereka memucat. Kalau sampai pemilik rumah tahu ada dua anak yang menyelinap masuk ke pekarangan rumahnya, mungkin mereka langsung dijadikan hidangan makan malam seperti di cerita nenek sihir. Itulah yang ada dalam pikiran kedua anak itu. Mengetahui lelaki tua itu telah kembali masuk ke rumahnya, Reno dan Keysha menghela napas lega sambil mengelus-elus dada masing-masing. "Untung monster itu nggak ngeliat kita!" ujar Reno menyebut lelaki itu dengan julukan monster. Ia berjalan menyusuri perkebunan teh bersama Keysha.     "Habisan kamu kelamaan ngambil layangannya sih!"     "Aku kan takut jatuh!"     "Ah… masa cowok penakut?"     "Emangnya cowok nggak boleh takut? Daripada kamu… cengeng!"      "Biarin! Bukan urusan kamu, tau!" Keysha berkacak pinggang. Tapi Reno terlihat cuek aja dengan tindakkan gadis kecil itu. Ia malahan mempercepat langkahnya. "Reno! Tunggu!!!""Ini layangan kamu," ucap Reno ketika Keysha berhasil manyamai langkahnya. Kemudian tangannya memegang-megang ketapel yang ia gantungkan di lehernya.     Keysha menerima layangan itu. Mereka berjalan menyusuri deretan perkebunan teh di Bandung. Para pemetik teh selalu menyapa setiap kali bertemu kedua anak ini. Memang, sebagian perkebunan di daerah itu milik keluarga Reno dan Keysha. Karenanya otomatis penduduk sekitar amat mengenal mereka. Kakek Keysha dan kakek Reno memang bersahabat karib. Sewaktu muda, merekalah yang mengelola perkebunan teh di daerah ini.     Rumah-rumah di daerah itu jarang sekali berpagar. Biasanya hanya ada tanaman sebagai pengganti pagar. Justru itu yang membuat suasana jadi begitu asri. Rumah kakek Keysha sangat nyaman. Di belakangnya ada taman luas yang ditumbuhi berbagai macam bunga warna-warni. Kakek dan nenek Keysha memang paling rajin merawat bunga-bunga mereka. Di taman yang indah itu ada ayunan dan jalan batu yang mengarah ke halaman belakang rumah kakek Reno. Yah, bisa dibilang itu jalan penghubung kedua rumah tersebut. "Tembak yang itu, Reno. Pasti airnya banyak." tunjuk Keysha pada sebuah jambu yang terlihat paling besar diatas pohon.Reno menyipitkan matanya, memperhitungkan posisi tembakan agar tepat ke sasaran. Reno emang paling jago deh, kalo urusan ketapel. Tembakannya selalu tepat sasaran. Reno mengangkat ketapelnya, menarik karetnya dan....Pletak! Sedetik kemudian sebuah jambu merah dan segar terjatuh."Asiiik... itu, sekarang yang itu, Ren! Ayo, Ren!" Keysha kembali menunjuk jambu yang diinginkannya. Cewek ini emang cerewet dan banyak maunya. Tapi Reno selalu aja mengabulkan keinginannya.Reno kembali mengambil ancang-ancang dan menarik karet ketapelnya. Namun tiba-tiba..."Wooii!!! Kurang ajar! Sembarangan ketapelin orang!" teriak seorang pria dari balik semak-semak sambil membenarkan posisi sarungnya. Siapa sih yang nggak marah kalo lagi asik-asik mengeluarkan isi perutnya, tahu-tahu kena batu nyasar? Reno memandang Keysha panik. "Keysha, LARIII!!!" secepat kilat mereka lari meninggalkan pria itu yang sibuk marah-marah ke mereka sambil mengacung-acungkan sandal jepitnya. Sekarang Reno sudah kelas empat SD. Sedangkan Keysha baru kelas dua. Mereka satu sekolah. Makanya berangkat-pulang selalu bareng. Reno itu bandelnya minta ampun. Kerjaannya disetrap di depan kelas. Entah gara-gara nggak buat PR lah, berisik karena sering mukul-mukulin meja lah, atau mentok-mentoknya berantem. Dia paling males disuruh  ngafalin lagu wajib. Saking bandelnya, sampai-sampai ayahnya sering banget dipanggil kepala sekolah. Bahkan suatu hari ibunya pernah memergoki tas sekolahnya penuh bola dan pesawat-pesawatan dari kertas buat main perang-perangan. Reno punya potongan rambut yang lucu banget. Dari kecil, gara-gara salon jauh, ayahnya sering menaruh mangkuk di atas kepalanya dan motongin rambutnya mengikuti garis mangkuk… Hihihi.      Kalau malam tiba, Keysha dan Reno paling suka duduk-duduk di ayunan di taman belakang sambil memandang bintang. Di daerah ini, bintang bisa kelihatan jelas banget. Wajarlah, soalnya polusi di daerah ini nggak separah di kota besar. Seperti halnya malam ini."Hari ini bintangnya banyak banget!" Keysha kegirangan melihat keindahan langit malam itu. "Bintang yang itu terang banget ya, Ren…" Keysha menunjuk sebuah bintang."Hmm… mungkin itu Dhruva." "Dhruva?""Iya. Kata kekekku, di India ada bintang yang nggak pernah berpindah tempat. Namanya Dhruva. Katanya, bintang itu adalah lambang keinginan yang kuat…" Reno kelihatan sangat cerdas saat bercerita. "Ayo kamu sebutin keinginan kamu…"Gadis kecil itu menerawang. Pikirannya dipenuhi oleh segala macam impian-impian konyol anak kecil. "Hmm… Aku pengen jadi seorang Putri, dansa sama pangeran di taman yang penuh dengan bunga.""Yee… kamu jangan sebutin keinginan yang nggak masuk akal kayak gitu!""Itu masuk akal, tahu!" Keysha kelihatan marah. Ia berkacak pinggang, "Atau...""Atau apa?""Aku pengen ke Bintang," ucap Keysha sambil menengadah ke langit.Sepi. Malam ini sangat tenang. Langit menawarkan pemandangan menakjubkan dengan hamparan Bima Sakti yang amat jelas. Bintang-bintang seakan mendengar semua percakapan kedua sahabat itu."Mppff...hi..hi.. HUAHAHA...""Kamu kok ketawa sih, Reno!" Keysha melotot melihat sahabatnya yang tertawa terpingkal-pingkal."Habisan keinginan kamu konyol semua...huahaha..""Uggh! Awas kamu Reno!"Reno  masih tertawa terpingkal-pingkal. Tapi sesaat kemudian terdiam, menengadah ke langit memerhatikan bintang Dhruva. Ia menghela napas panjang. "Keysha, Besok aku harus ikut ayah–ibuku pergi. Ayah pindah tugas ke Belanda.""Ke Belanda? Belanda itu di mana, Reno?""Belanda itu jauuuh sekali. Lebih jauh dari bintang," Reno berkata sambil merentangkan tangannya lebar-lebar.Beberapa saat kedua sahabat itu terdiam. Suasana hening. Hanya terdengar suara binatang malam yang entah dimana keberadaannya."Reno nggak boleh pergi…," tiba-tiba Keysha berucap lirih penuh harapan. Matanya yang bulat dan jernih terlihat mulai berkaca-kaca.Reno menatap sahabatnya dengan cemas. Ia menggigit ujung bibir bawahnya. Kemudian kepalanya dimiringkan hingga ia menatap wajah sahabatnya. "Hmm… kamu jangan nangis. Aku janji, kalo aku pulang nanti, kita bakalan berkeliling perkebunan sampai jauuuuh sekali," Reno berusaha menghibur. Tapi kayaknya usahanya kurang berhasil, soalnya Keysha masih tetap nangis. Reno melepas ketapel yang ia kalungkan di lehernya dan memberikannya pada Keysha. "Ini buat kamu. Tanda persahabatan kita."Keysha berusaha menghapus air matanya. Ia menatap Reno sejenak sebelum akhirnya menerima ketapel pemberian Reno. Agak lama ia menatap benda kesayangan Reno itu. Reno tersenyum kecil, seperti merelakan benda kesayangannya ia berikan untuk sahabatnya itu.Mendadak Keysha teringat sesuatu. Dengan cepat gadis kecil itu berlari masuk kedalam rumah. Sesaat kemudian ia kembali sambil membawa sebuah benda bulat terbuat dari kaca yang dalamnya berisi air dan terdapat sebuah rumah mungil dengan bintang-bintang kecil yang menghujani rumah itu jika dikocok. "Ini benda kesayangan aku. Hadiah Ulang Tahun dari kakek..." ucap Keysha menunjukkan pada Reno. "Buat kamu..." Reno terlihat ragu menerima pemberian sahabatnya itu. Tapi ia pun menerimanya tanpa berpikir macam-macam."Kalo begitu, meskipun aku jauh, selama ada ini, kita bakalan terus bersahabat, kan?"Keysha menganggukkan kepalanya dengan cepat sambil mengelap air matanya dengan telapak tangannya. 
ลก›
Suara pantulan bola terdengar keras dari kamar Reno. Lelaki kecil itu terlihat tengah menendang-nendang bola pada tembok kamarnya. Di atas meja, telah siap koper dan kardus-kardus yang berisi barang-barang miliknya. Pagi ini adalah saat dimana Reno harus meninggalkan sahabatnya dan meninggalkan semua kenangan mereka. Reno memang masih kecil, tapi dia tahu kalau begitu berat rasanya meninggalkan seseorang yang disayanginya.Bola terpantul keras pada tembok dan... PRANG!!! Pajangan kaca pemberian Keysha, pecah terkena bola. Bintang-bintang didalamnya berserakkan dilantai. Reno panik. Ia berusaha mengumpulkan kembali isi pajangan tersebut. Tetapi saat itu juga orang tua Reno memanggilnya untuk bersiap-siap berangkat ke bandara agar tidak ketinggalan pesawat pertama.
     Saat terbangun dari tidurnya, Keysha mendapati rumah Reno telah kosong. Jendela di kamar Reno terbuka, menyebabkan gordennya berkibar tertiup angin. Sahabatnya telah benar-benar pergi. Kenapa Reno nggak pamit? Apa Reno lupa? "Tadi Reno pamitan sama Kakek. Dia nggak mau membangunkan kamu," Kakek berusaha memberi penjelasan kepada cucunya itu.Gadis kecil itu menangis, karena tak tahu apa yang harus ia lakukan. Apalagi ketika melihat pajangan kaca kesayangannya yang ia berikan pada Reno sebagai tanda persahabatan mereka pecah. Dengan membawa ketapel pemberian Reno, Keysha berlari menyusuri perkebunan teh menuju sebuah bukit kecil. Tanpa ragu ia lemparkan ketapel pemberian Reno. Ia buang jauh-jauh benda itu dari hadapannya. Agar semua tentang Reno juga ikut hilang. Tubuhnya terasa lemas, nafasnya naik-turun. Gadis kecil itu bingung dengan apa yang dirasakannya. Makanya dia cuma bisa menangis. Menangis sekencang-kencangnya.Malamnya, ia duduk di taman. Dhruva masih ada seperti kemarin. Diam, tanpa bergerak sedikitpun dari tempatnya."Dhruva... Reno pergi... Aku ditinggalin...," ucap Keysha terbata. Matanya yang bulat terlihat berair. "Kata Kakek, yang namanya sahabat nggak akan ninggalin kita begitu aja. Tapi kenapa Reno ninggalin aku? Apa Reno bukan sahabat aku?" air mata menetes dari matanya. "Dhruva, kenapa Reno mecahin barang kesayangan aku? Aku benci Reno! Aku nggak percaya lagi sama sahabat. Aku nggak mau punya sahabat lagi. Aku bisa kok, punya banyak temen meskipun aku nggak punya satu orang sahabat..." lanjutnya penuh kekecewaan. Nafas gadis kecil itu terasa berat. "Aku nggak mau ketemu Reno lagi. Lebih baik... Reno nggak usah balik ke sini..." Keysha tertunduk, suara tangis terdengar perlahan. Ia menghela nafas panjang. "Fiuh... lebih baik begitu.."

Rabu, 27 Januari 2010

freak

emang salah ya gue mencintai seseorang
hah??semua orang berhak mencintai dan di cintai
kalo menurut lo gue salah mencintai lo oke fine gue terima
tapi gue gak suka dengan cara lo memperjelakan gue ya tai
dengan cara nulis status gini

sorry ya gw gasuka sm lo, cari aja yg lain :)

lo kira gak sakit hati gue hah setan??
kalo gak suka gak usah nulis status kaya gitu dong
gue aja ya yang nembak gue,gue gak suka gue gak sampe kaya gitu gue cukup bilang sorry gak bisa gue gak suka sama lo cuma gitu
gak sampe selebay lo kali
oke lah lo udah SMA sedangkan gue SMP kelas 7 lagi sedangkan lo kelas 2 SMA oke gue tuh bocah banget di mata lo tapi lo hargain gue dong coba seandainya lo di posisi gue terus gue gituin apa kah lo gak sakit hati??
pasti sakit kan??
makanya mikir dong kalo berbuat sesuatu
gue sih nyadar ya masih kelas 7 tapi cara berfikir gue dewasa gak kaya lo udah SMA berpikir aja kaya anak kecil sampe nulis kaya gitu ckck malu gue malu balik aja lo sana ke TK kecil biar di ajarin kalo perlu lo pasang tuh urat malu elah murah ini

hari yang menyebal kan dan menyenangkan

hmmmmmmmmmmm harini tuh menyenangkan,menyedihkan,menyebalkan
menyenag kan nya ada lah gue tuh di liatin sama seseorang huaaaaaaaaaa (mungkin)
menyedih kannya ada lah orang yang so so nulis status kaya tai
menyebalkannya ada lah gue harus marah marah sama orang yang gue sayang
hmmmmmmmmmm walaupun gitu gue tetep sayang kok sama lolo semua maaf ya semuanya I LOVE YOU maafin gue ya

Selasa, 26 Januari 2010

baby

Ohh wooaah (3x)
You know you love me,I know you care
You shout whenever, And I'll be there
You want my love, You want my heart
And we will never ever ever be apart

Are we an item? Girl quit playing
Were just friends, Or are we saying
So theres another one, Looks right in my eyes

My first love broke my heart for the first time,
And I was like
Baby, baby, baby nooo
My baby, baby, baby noo
My baby, baby, baby nooo
I thought youd always be mine mine

Baby, baby, baby nooo
My baby, baby, baby noo
My baby, baby, baby nooo
I thought youd always be mine, oh oh

For you, I would have done whatever
Another chance and we, We get together
And wanna play it cool, About loosin' you
I'll buy you anything, I'll buy you any ring
Cause I'm uneasy, So come and fix me
Come and shake me til' you wake me from this bad dream

Im going down, down, dooown

Baby, baby, baby nooo
My baby, baby, baby noo
My baby, baby, baby nooo
I thought youd always be mine

Baby, baby, baby nooo
My baby, baby, baby noo
My baby, baby, baby nooo
I thought youd always be mine

You can give me all your love,
But sometimes it wont be love
Nobody told me this day would come,
Now I'm all gone
You can give all your love,
But sometimes it wont be love
Nobody told me this day would come

And I was like
Baby, baby, baby nooo
My baby, baby, baby noo
My baby, baby, baby oooh
I thought youd always be mine

YeahYeah (5x)
Now I'm all gone, gone, gone, ooh
I'm gone, ooohh

temen anjing

eh gue kasih tau ya lolololo jangan so iye dong ah jangan so pinter so gaya lo paling oke
ah tai lololo semua dan satu jgn suka nyindir orang kalo berani ngomong langsung ah tai lololo semua lo kira gue takut gitu?hah?nggak ngapain gue takut sama lo ih
so iyeee banget sih lo nyadar diri dong nyettttttttttt hah anjing lo semua
udah buat geng masih kelas satu juga najis gue nama nya norak lagi amit dah gue sekali lagi ya nyadar ya anjing

Senin, 25 Januari 2010

mati rasa

Takkan ku sangka
Sejak pertama semua ini terjadi
Seakan hujan datang
Membawa dinginnya takkan reda
Buang saja kasihmu
Ku tak mau kau ada di sini

Aku mati rasa
Ketika kau bersamanya
Tak ada lagi perasaan
Tak bisa lagi ku merasakan cinta
Uu uu uu

Tak kan ku sangka
Sejak pertama semua ini terjadi
Seakan hujan datang
Membawa dingin yang takkan reda
Buang saja kasihmu
Ku tak mau kau ada di sini

Aku mati rasa
Ketika kau bersamanya
Tak ada lagi perasaan
Tak bisa lagi ku merasakan cinta
Aa aa aa aa mati rasa
Biarkan saja aku sendiri
Ku ingin sepi

Aku mati rasa
Ketika kau bersamanya
Aku mati rasa
Ketika kau bersamanya
Aku mati rasa
Ketika kau bersamanya
Tak ada lagi perasaan
Tak bisa lagi ku merasakan cinta

justin bieber-one time

Aye aye aye aye aye aye aye aye

Me plus you (I'ma tell you one time) [x3]

When I met you girl my heart went knock knock
Now them butterflies in my stomach wont stop stop
And even though its a struggle love is all we got
Ao we gon' keep keep climbin' till the mountain top

Your world is my world
And my fight is your fight
My breath is your breath
And your heart (and now I've got my)

Chorus:
One love
My one heart
My one life for sure
Lemme tell you one time
(girl I love, girl I love you)
I'ma tell you one time
(girl I love, girl I love you)
And I'ma be your one guy
You'll be my number one girl
Always makin time for you
I'ma tell you one time
(girl I love, girl I love you)
I'ma tell you one time
(girl I love, girl I love you)

You look so deep
You know that it humbles me,
Your by my side and troubles them don't trouble me
Many have called but the chosen Is you
Whatever you want shawty I'll give it to you

Your world is my world
And my fight is your fight
My breath is your breath
And your heart (and now I've got my)

Chorus:
One love
My one heart
My one life for sure
Lemme tell you one time
(girl I love, girl I love you)
I'ma tell you one time
(girl I love, girl I love you)
And I'ma be your one guy
You'll be my number one girl
Always makin time for you
I'ma tell you one time
(girl I love, girl I love you)
I'ma tell you one time
(girl I love, girl I love you)

Shawty right there
She's got everything I need
and I'm gon' tell her one time (one time)
Give you everything you need
Down to my last dime
She makes me happy
I know where I'll be
Right by your side cause
She is the one

Chorus:
One love
My one heart
My one life for sure
Lemme tell you one time
(girl I love, girl I love you)
I'ma tell you one time
(girl I love, girl I love you)
And I'ma be your one guy
You'll be my number one girl
Always makin time for you
I'ma tell you one time
(girl I love, girl I love you)
I'ma tell you one time
(girl I love, girl I love you)

Me plus you (I'ma tell you one time) [x3]

Minggu, 24 Januari 2010


lulus kuliah umur 11 tahun

dokter bedah usia 7 tahun

Bocah Penyanyi Berusia 3 Tahun dengan Gaji 1000€ per lagu

lala


pelukis usia 2 tahun

anak ajaib


Masuk Nominasi untuk Penghargaan Nobel Peace Prize pada umur 12 Tahun

Sabtu, 23 Januari 2010

kopanakan yang sangat nakal

mungkin hari ini gue akan seneng karna jalan jalan hahaaha
tapi ternyata sumpah deh malah nyebelin
kan gini gue pergi sama keponakan gue yang berumur 5 tahun yang sangat nakal dan sama nyokap gue sama pembantu gue untuk jagain tuh bocah
tapiiiiiiiiiiiiiiiiiii bukan pembantu gue yang jagain malah gue yang jadi baby sister
lo tau gak pas gue lagi jagain tuh anak di tempat bermainnnnnnn dia tuh naik kuda kudaan dan gue di suruh naik


keponakan gue:kakak sini naik
gue:ogah lo kira gue anak kecil
dan tiba tiba dengan suaranya yang cempreng dia nangis kejer sampai semua orang ngeliat
astajim dah tuh anak bikin gue malu ah tai banget
terus gue bekep aja tuh mulut terus dia diem dah tuh tapi tetep nyuruh gue naik astajim dah
yaudah gue naik tuh udah kaya anak autis ahaha
terus pas lagi makan
dia tuh nodongin garpu ke gue

keponakan gue:heh jelek
gue:buset udah cempreng ngatain orang sambil nodong garpu lagi
keponakan gue:diem lu jelek dasar
gue:gak kebalik tuh lo tuh udah jelek,gendut sok jagoan lagi
keponakan gue:lo tuh gue mah cantik
astajim dengan sangat PD nya dia berkata seperti itu huaaaaaaaaaaaaa sumpah gue udah kaya baby sister yang di siksa (lebay mode on)
di situ gue bete banget dan sampai akhir nya pulang gue lega banget ahahahaha karena sih keponakan yang sangat nakaal itu sudah tidur lelap
sampai situ dulu ya nanti gue terusin blog nya bye

norak rubik

eh tau gak sih gue abis beli RUBIK ahahahaha cuma gue gak bisa mainnya ahahhahaa (TOLOLLL)
udah gue cuma mau nulis itu doang ahhahaha bye
anak terpintar sedunia

oh no

tadi pagi gue ke sekolah latihan basket dan seperti biasa di anter nyokap naik motor pas itu gue bawa bola basket dan tiba-tiba tuh bola kebelah hehee boong deng yang bnr tuh bola JATUH waw guw malu banget ywdh gue ambil tuh bola dengan sangat malu dengan menunduk ahahahaha dan nyampe ke sekolahan ternyataaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa anak anak belum dateng ah tai banget mending tuh gue ol aja tadi ah udah gitu pelatih gue telat ah sumpah sangat bete banget gue sambil menunggu pelatih gue dateng gue dengerin lagu di ruang osis eh di ganggu sama anak anak udah bener bener gue sendiri dia pada dateng sumpah beteeeeeee udah pala gue pusing huuuh dan sampe akhirnya azis dateng jeng jeng dengan tampang yang so cool ahahaha dan kita latihan pas lagi pemanasan seperti biasa eh kaki gue di injek sama rakan ah tai sakit banget hah udah gitu pas lagi latihan ngesut gue diinjek lagi sama gak tau ahahhahaa karna gue gak tau namanya
itulah cerita yang menyebal kan hah udah dulu ya hahaha udah mentok mau cerita apa ahahaha oke bye see you letter

Jumat, 22 Januari 2010

frist time writing blog

halooooo nama gue faricha
gue anak ke 4 dari 4 bersaudara
gue lahir tanggal 27 april 1997
gue sekolah di SMPN 48 jakarta
tadinya pingin masuk 11 tapi karna nem gue pas pasan 25,05
akhirnya gue masuk 48
sebenernya sih 48 bagus SSN cuma temppatnya aja yang kurang meyakinkan deket pasar ahahhaa
tapi gue tetep bersyukur kok bisa masuk sekolah yang lumayan bagus ahahhaa
udah dulu ya lanjutin besok aja karna gue pingin latihan basket dulu haha bye